Konjen RI Kota Kinabalu Saksikan Penandatanganan MoU SIKK – SMKN2

Pada tanggal 24 Oktober 2016, SMKN2 Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu dan Sekolah Indonesia Kota Kinabalu telah menandatangani sebuah MoU tentang Kerjasama Pendidikan antara dua pihak. Penandatanganan secara sederhana dilakukan di ruang kerja Konsul Jenderal RI Kota Kinabalu yang sekaligus bertindak sebagai saksi dalam MoU dimaksud. Penandatanganan juga disaksikan oleh Pelaksana Fungsi Pensosbud KJRI Kota Kinabalu dan seorang guru.

mou-3

Kepala Sekolah SMKN2, Ribut Giyono dan Kepala SIKK Istiqlal Makrip selepas menandatangani dokumen MoU tersebut mengatakan bahwa kerjasama yang dijalin oleh kedua pihak adalah sebuah kerjasama yang memfokuskan pada program “Indonesia Memanggil”, yaitu sebuah program yang memfasilitasi anak-anak WNI/TKI yang berada di Sabah dan belum mendapatkan pelayanan pendidikan di SIKK/CLC Sabah yang terbatas jumlah murid dan fasilitasnya. Ribut Giyono mengatakan bahwa SMKN2 Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu memanggil anak-anak WNI/TKI yang belum mendapatkan pelayanan pendidikan itu untuk bersekolah di SMKN2, sebagai satu sekolah yang memiliki program sekolah inklusi, dan memiliki program Indonesia Memanggil. Saat ini SMKN2 sudah mendidik 16 siswa asal Sabah termasuk menyiapkan asramanya walaupun masih minim.

Kata Ribut Giyono : ” Anak-anak Indonesia yang belum mendapatkan pelayanan pendidikan di Sabah, kami tawarkan untuk bisa ke Indonesia dan bersekolah di SMKN2 Tanahbumbu.  Kami siap menerima,” kata Ribut Giyono.

Sejalan dengan ini, Kepala SIKK, Istiqlal Makrip mengatakan SIKK saat ini memiliki murid berkisar 800 siswa terdiri dari SD, SMP dan SMA. Pada setiap jenjang sekolah, terdapat  banyak anak-anak yang memiliki potensi untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik di Indonesia. Ada banyak siswa SIKK/CLC Sabah yang kemudian mendapatkan bea siswa di berbagai sekolah, baik di sekitar Jakarta, Tanggerang maupun di berbagai sekolah lainnya.

Kata Istiqlal Makrip : “Anak-anak siswa kami sudah banyak yang mendapatkan beasiswa di Jakarta, Serpong, Tanggerang, Malang dan di Tanah Bumbu di SMKN2. Semoga anak-anak itu semua dapat memanfaatkan secara maksimal bea siswa yang mereka dapatkan,” kata Istiqlal .

Konsul Jenderal Indonesia di Kota Kinabalu, Akhmad DH. Irfan dalam pengarahannya kepada kedua Kepala Sekolah tersebut mengatakan bahwa kerjasama yang ada dalam MoU tersebut di masa yang akan datang dapat ditingkatkan di bidang lainnya. Jika pada saat ini bidang yang dikerjasamakan adalah pelayanan pendidikan kepada anak-anak siwa maka dimasa depan kerjasama yang diprogramkan dapat berupa peningkatan kompetensi atau saling kunjung antara guru di kedua pihak. KJRI Kota Kinabalu sebagai Kantor Perwakilan Indonesia di Sabah akan selalu mendukung kerjasama positif antara para pihak terlebih untuk pelayanan pendidikan kepada anak-anak WNI/TKI.

Di Sabah selain SIKK sebagai sekolah Induk, telah pula dibangun Community Learning Center (CLC). Saat ini jumlah CLC yang berhasil didirikan berjumlah 218 buah dengan jumlah murid berkisar dari 24.000 siswa.

Sabah adalah sebuah Negeri dalam Federasi Malaysia beribu kota Kota Kinabalu. Jumlah WNI/TKI yang berada di Sabah berkisar 500.000 jiwa dengan mayoritas adalah para pekerja di ladang sawit.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*